jump to navigation

Bermain tembakau atau Berbisnis tembakau (II) ?? 2015/10/08

Posted by M4ZM4N in cerita kita, temanggung, tembakau.
Tags: , , , , , ,
trackback

20151008_075253Lanjut lagi ke pertembakauan, setelah skian lama tidak nulis di blog karena alasan yang aku sendiri tidak tahu hehehehe😀 , Pertembakauan di temanggung tahun ini 2015 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, misalnya saja jika tahun kemarin penanam tembakau tidak banyak maka tahun ini juga lebih sedikit lagi yang tanam tembakau, meski musim panasnya oke bukan berarti hasil tanamanya juga oke toh?? kalau tahun kemarin tembakau macam apa saja bisa laku, kalau sekarang ini yaaa belum tentu laku alias abu abu… sapa yang mau beli tembakau jelek??😀 karena pada musim kali ini peraturan yang di terapkan seperti GG (gudang garam) sebagai pembeli terbesar tembakau temanggung misalnya cukup ketat, peraturan yang ketat ini bukan cuma mempersulit tembakau “odong-odong” (red:tembakau klualitas rendah)

untuk laku di jual namun juga memaksa pedagang untuk menjual tembakau terbaik dari petani yang mengolah tembakau layaknya tembakau temanggung yang legendaris itu, sekaligus mengurangi penipuan pedagang terhadap petani. yaa,,,, karena pedagang yang pro sama-sama menguntungkan kedua belah pihak bukan begitu??.memang butuh jaringan yang “trusted” faktor percaya ini akan memberikan dampak yang baik, jadi carilah “aktor-aktor” yang terpercaya dan dipercaya mampu mengantarkan tembakau anda menjadi duit …yaa thooo??:mrgreen:

kranjangan

kranjangan

Perlu di ketaui juga, proses tembakau kering masuk ke GG, pertama bawa contoh/sample tembakau kering yang sudah di kemas/dikranjangi untuk kesepakatan harga,jadi pertama cukup bawa sample dulu tembakau yang akan di jual, apabila harga sudah disepakati, sample tersebut akan di tandai dengan jumlah harga yang disepakati,..dan pihak pembeli akan menjadwalkan kapan tembakau tersebut di bawa/kirim ke Gudang untuk di cocokkan apakah samplenya cocok dengan aslinya…begitu tembakau kranjangan datang turunin dari mobil langsung ditimbang kemudian sample di siapkan juga, barulah proses pencocokan di kerjakan, kalau cocok dengan aslinya tersenyumlah😀 karena akan segera nerima cek/duit wkekekeke😀, kalau gak cocok,siapkan duit buat bayar bongkar muat & komisi:/ … perlu di ketahui satu keranjang tembakau butuh satu sample, kalau bawa 200 keranjang ya bawa 200 sample, jadi setiap keranjang bisa berbeda-beda harganya tergantung kesepakatan pertama.

siap di timbang

siap di timbang

” Mbakone kirim rindi lek? “

” rep kirim nang GG”

“Wah cair yaaaa ”   ” mrengess:mrgreen:

Ya …bisa dikatan seperti itu, karena setiap yang kirim tembakau keranjang ke GG pasti cair( dadi duit) kalau cocok dengan sample. namun tidak semua sample yang sudah di hargai pasti cocok dengan aslinya😀 aliasnya out!!!

contoh potongan

contoh potongan

Mari coba bandingkan dengan gudang-gudang kecil /pengepul ,prosesnya masuk hampir sama dengan GG , namun perbedaannya pada proses timbangan dan potongan-potongan yang berlaku belum lagi jadwal proses pencocokan(tumplekan) yang tidak pasti, kadang ada yang harga nya masih abu-abu. ini kalau di bikin detail jadi panjang kali lebaarrr. .:mrgreen:

Dari sini aku sendiri berharap petani juga paham agar tetap menjaga kualitas tembakau temanggung, dan juga pihak pembeli agar lebih jeli agar tembakau temanggung bener-bener di hargai dengan layak, agar semangat pertembakauan tetap terjaga, edukasi ke petani juga penting agar kualitas di nomer wahid kan daripada kuantitasnya. . . dan pada akhirnya aktor-aktor pertembakaun bisa saling jujur dan memenangkan semua pihak tidak ada yang dirugikan, toh aktor2 jahat lambat laun tidak akan dipercaya lagi , dan tidak lagi bermain “judi”  yang hanya nambah list catatan di bank wkakaka😀

Jadi gimana ?? mau berbisnis tembakau atau bermain tembakau??

Komentar»

1. sofi - 2016/06/11

Mas, boleh minta email atau no hp? Mau tanya” tembakau

M4ZM4N - 2016/06/13

Istanakecilku et gmail dot com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: