jump to navigation

Bermain tembakau atau berbisnis tembakau ?? 2013/09/17

Posted by M4ZM4N in Bahasan, cerita kita, tembakau.
Tags: , , , , , ,
trackback

Sebagai warga temanggung menanam tembakau merupakan kegiatan tahunan sebagai rutinitas sebagai petani,musin tembakau istilahnya,dari menanam tembakau saya berharap mendapat keuntungan dalam penjualan nantinya.pada prinsipnya tembakau yang baik itu pasti laku di jual ..entah berapa harganya…nah disinilah permasalahan saya..saya tidak tahu tembakau milik saya ini akan laku berapa per kilonya, beberapa pedagang (bakul) sempat menawar dengan harga Rp40rb/kg saya kaget dengan penaaran itu pasalnya cost roduksi cukup tinggi tahun 2013 ini dengan angaka Rp40rb/kg saya rugitidak cukup untuk menutup cost produksi selama ini..

.apa tembakau saya jelek? akhirnya saya biarkan tembakau itu di rumah,sejenak merengungi kejadian2 pertembakauan tahun 2012 kemarin … mau bermain tembakau atau berbisnis tembakau?? permainan tembakau itu penuh trik curang dan tidak adil.. 2004 lalu
saya produksi tembakau dengan modal 25jt dan tidak sepeserpun modal kembali..kok bisa seperti itu??? ya ! pedagang2 yang curang ini
penyebabnya..petani seperti saya ini korbannya..siapa yang untung?? pedagang!! kalau petani ?? petani selalu mengeluh soal ini dari dulu sampai sekarang petani selalu mengeluhkan masalah seperti ini…apa akibatnya??? metode pertembakauan jadi berbeda, dari yang sekedar berjual tembakau sekarang “bermain” tembakau ..sangat disayangkan beberapa petani ikut bermain tembakau..seakan petani punya dendam tersendiri dengan cukong2 dagang yang kadang mencekik petani ini . .akhirnya kecurangan2 mulai merebak dan cukup populer sekarang ini dengan istilsh “bermain tembakau” , sebuah permainan demi meraup keuntungan besar dengan modal yang sedikit namun tidak sesuai dengan mutu dan kualitas tembakau yang sesungguhnya, satu kecurangan petani yang di ketahui oleh pihak pembeli membuat kesan bahwa semua petani berbuat curang, efeknya cukup pedih dan menyakitkan tembakau2 petani yang lain tidak di hargai secara layak..misal tembakau grade 1 yang jumlahnya sedikit dibeli mahal sedangkangkan tembakau grade 5 yg jumlahnya banyak di biarkan menumpuk hingga petani mau melepas dengan harga yang murah…. berapa besar kerugian yang di tanggung petani?? siapa yang untung?? jika permainan2 “pembodohan” tidak di hentikan, tidak ada habisnya keluh kesah pertembakaun ini..seakan2 musim tembakau menjadi ladang “judi” kalau beruntung untung besar kalau sial nambah hutang ke bank !!
bagaimana kalau berbisnis tembakau?? bisnis legal penuh perhitungan..dalam kasus pertembakauan faktor alam lah yang tidak ada dalam rincian perhitungan matematik.. menjalin kerjasama dengan pabrikan rokok itu jalan yang baik, tapi butuh proses dan edukasi yang terus menerus agar “pure” petani paham dan mau berkerjasama,jangan sampai makelar2/bakul busuk untung terus karena mereka tidak tahu filosofi tumbuhnya tembakau dari tanah..tidak tau bagaimana cara merawatnya hingga tumbuh besar..makelar2 ini hanya menjual dirinya ke pengepul/gudang membawa tembakau dari petani dengan harga murah yang kemudian di jual ke gudang dengan harga yang aduhai tinggi . . .menyebalkan bukan? jerih payah petani mengolah tembakau di hargai dengan menambah catatan hutang bank!!

             saya hanya berharap kedepan nanti harga tembakau bener membuat untung semua pihak  tanpa kecurangan dari pihak manapun sudah menjadirahasia umum trik trik pertembakauan di temanggung agar laku… padahal saya yakin pihak pabrikan rokok butuh stok tembakau dengan jumlah yang banyak, tembakau temanggung hanya bbeberapa persen saja yang di butuhkan pabrikan rokok . dengan harga yang menguntungkan pihak2 tertentu petani seperti jadi enggan untuk menanam tembakau seperti terlihat tahun 2013 ini, tidak seperti tahun-tahun yang sudah -sudah mayoritas menanam tembakau dimana ada tanah di situ tembakau hidup, kondisi cuaca tahun ini juga melemahkan semangat petani tuk “bermain tembakau” , semoga tembakau tidak lagi jadi ajang judi dan jual diri .

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: